Dari pesisir Laut Merah yang luas hingga kota-kota suci, barat Kerajaan memadukan kesucian, sejarah, dan modernitas dengan harmoni yang unik
Wilayah Barat adalah tempat lahirnya peradaban Islam dan rumah bagi dua kota suci Makkah dan Madinah. Wilayah ini memiliki banyak situs sejarah penting seperti Sumur Zamzam, Gunung Noor, dan Gua Hira. Jeddah bersejarah (Al-Balad) dengan arsitektur warisannya menjadi bukti sejarah perdagangan yang kaya, di mana berbagai budaya berpadu akibat haji dan perdagangan.
Pakaian tradisional di Wilayah Barat dipengaruhi oleh beragam budaya dan perdagangan maritim. Pria mengenakan thawb Hijazi yang dihiasi, rompi berwarna-warni, dan sorban yang dibungkus dengan cara khas. Wanita mengenakan Al-Mazaher dan gaun bordir berwarna cerah dengan selendang hias, serta perhiasan emas yang mencerminkan pengaruh perdagangan yang beragam.
Wilayah Barat terkenal dengan keberagaman adat dan tradisinya akibat pertukaran budaya dengan jamaah haji dan pedagang. Warga terkenal dengan keramahtamahan Hijazi yang autentik, menyajikan kopi Arab dan berbagai jenis kurma. Seni rakyat beragam seperti Mizmar, Majroor, dan Tanbura, dan perayaan musiman diadakan terkait musim agama dan sosial.
Terkenal dengan berbagai hidangan seperti Mutabbaq, Madhbi, Mufattah, Saleeg Hijazi, dan Mandi. Makanan laut di daerah pesisir, dan kue serta manisan yang dipengaruhi oleh budaya berbeda. Masakan Hijazi terkenal dengan rempah-rempahnya yang khas dan beragam, seperti saffron, jintan hitam, dan kapulaga.
Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Corniche Jeddah dan Air Mancur Raja Fahd, Pegunungan Sarawat yang luas. Landmark bervariasi antara keagamaan, sejarah, alam, dan rekreasi. Pantai Laut Merah yang menakjubkan kaya akan terumbu karang dan kehidupan laut, dan wilayah ini menyaksikan proyek pembangunan besar seperti Proyek Laut Merah dan Proyek AlUla.
Rumah tradisional Roshan di Jeddah bersejarah dengan jendela kayu menonjol dan Mashrabiya yang dihias. Istana dan kompleks bersejarah di Madinah dan Makkah, serta masjid kuno dengan gaya arsitektur Islam yang unik. Batu basal, kayu, dan plester digunakan dalam konstruksi dengan memperhatikan ventilasi dan privasi.